Makanan Pelancar ASI untuk Ibu Menyusui

 

Makanan pelancar ASI untuk ibu menyusui mencakup semua kelompok makanan dasar seperti kalsium, protein, zat besi dan vitamin. Ibu menyusui harus menjaga keseimbangan dan nutrisi yang sehat, dan mengambil banyak cairan untuk menghasilkan lebih banyak ASI. Ibu menyusui biasanya membutuhkan lebih banyak kalori daripada bayi baru lahir tanpa menyusui.

Makanan pelancar ASI untuk ibu menyusui setidaknya harus mengandung 2700 kkal per hari. Namun, asupan kalori akan berkurang menjadi 1800 kkal per hari setelah bayi disapih.

Beberapa Makanan Pelancar ASI untuk Ibu Menyusui

Menyusui yang sehat lebih pada kualitas makanan yang baik daripada kuantitas makanan. Diet harian yang sehat harus meliputi:

  • 50% sereal, seperti gandum, sereal, bibit gandum, dll.
  • 20% sayuran, kacang-kacangan dan kacang-kacangan; seperti wortel, labu, bayam atau sayuran hijau lainnya, ubi, tomat, kedelai, kacang merah, kacang merah, kacang kaleng, dll.
  • 10% buah; seperti buah pisang, jeruk, jeruk bali, melon madu.
  • 10% berbagai kacang-kacangan, biji-bijian dan rumput laut; seperti almond, hazelnut, kacang pinus, kacang tanah, selai kacang, biji bunga matahari dll.
  • 10% daging dan ikan; seperti daging sapi tanpa lemak, kambing, udang, tiram, tiram, ikan cod, dll.
  • Dapat juga ditambahkan beberapa produk susu ke dalam makanan untuk ibu menyusui, misalnya yogurt rendah lemak.

Berikut ini adalah beberapa makanan pelancar ASI untuk ibu menyusui:

  • Kacang dan kacang polong seperti kacang kedelai, kacang merah dan sebagainya adalah sumber protein yang juga kaya akan vitamin B. Ini adalah sumber makanan yang baik untuk menurunkan berat badan saat menyusui tanpa mengurangi kualitas ASI.
  • Kismis, almond, dan lainnya mengandung zat besi, kalsium, dan serat yang tinggi dari buah-buahan segar, serta pengganti buah yang sangat baik yang dapat meningkatkan berat badan.
  • Kerang, tiram, tiram kering diperkaya dengan zat besi yang bisa ditambhakan ke dalam makanan untuk mencegah anemia.
  • Rumput laut adalah makanan tinggi serat, nol kalori yang juga membantu mengurangi kolesterol.
  • Bayam, kol dan sayuran hijau akan meningkatkan metabolisme tubuh Anda.

Makanan yang Sebaiknya Dihindari oleh Ibu Menyusui

Ibu menyusui harus menyadari asupan makanan tertentu, karena makanan apa pun yang dikonsumsi akan masuk ke ASI. Sangat disarankan untuk tidak mengonsumsi terlalu banyak rempah-rempah, cuka, jahe dan minyak wijen. Ikan seperti batfish, king mackerel, dan hiu tidak cocok sebagai makanan ibu menyusui, karena mengandung kadar merkuri yang tinggi. Juga disarankan untuk menghindari minuman beralkohol serta minuman dengan kafein seperti kopi.

Ibu menyusui disarankan untuk mengetahui bahwa obat harus diambil di bawah bimbingan profesional. Walaupun jumlah obat yang diberikan dalam ASI rendah dan konsentrasinya terlalu rendah untuk membahayakan bayi, tetap harus mencari nasihat profesional sebelum minum obat apa pun. Harus juga mencari nasihat profesional tentang kelayakan obat-obatan sebelum mencoba sendiri obatnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *