Informasi tentang Sariawan Kandidiasis

 

Sariawan kandidiasis adalah sariawan karena infeksi mulut yang disebabkan oleh  jamur kandida. Ini adalah infeksi permukaan yang dapat mempengaruhi sudut mulut, bagian dalam pipi, lidah, langit-langit dan tenggorokan. Penyakit ini sering menjangkiti bayi yang baru lahir yang terinfeksi jamur kandidia pada saat proses persalinan. Gejalanya biasa terjadi dalam 7 hingga 10 hari setelah kelahiran.

Pada anak-anak yang lebih tua atau orang dewasa, sariawan kandidiasis sering disebabkan penyakit atau obat yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh, kemoterapi kanker, terapi steroid, atau dengan pengobatan dengan antibiotik. Antibiotik akan membunuh populasi bakteri normal di mulut. Setelah bakteri normal ini hilang, jamur kandida bebas untuk berkembang biak.

Gejala

sariawan kandidiasisGejala pertama yang dirasakan penderita adalah rasa tidak enak di mulut. Ada bercak putih di dalam mulut; terutama pada lidah, langit-langit mulut dan sudut mulut.Jika bercak putih tersebut dikikis akan diketemukan area merah dan meradang.

Kadang-kadang bercak sariawan tersa menyakitkan. Bayi yang memiliki bercak yang menyakitkan mungkin rewel, mudah marah, dan nafsu makan menurun.

Diagnosa

Dokter akan mendiagnosis sariawan dengan memeriksa mulut untuk mencari bercak putih kemudian mengikisnya dengan pisau lidah atau kain kasa. Sampel kikisan dikirim ke laboratorium untuk pengujian. Dalam kasus-kasus tertentu, biopsi diperlukan; yaitu menyayat sebagian kecil kulit untuk diperiksa di laboratorium.

Namun, jika pasien memiliki infeksi yang sering atau persisten, dokter mungkin akan melihat apakah pasien memiliki penyakit medis yang tidak terdiagnosis, seperti diabetes, kanker atau HIV. Ini diperlukan test darah atau melalui prosedur lain.

Dokter juga akan bertanya tentang penggunaan antibiotik atau obat-obatan yang menekan sistem kekebalan tubuh, seperti steroid atau obat kemoterapi kanker; yang baru saja dikonsumsi. Dokter juga dapat menentukan apakah penggunaan obat-obatan tertentu yang berhubungan dengan mulut kering yang signifikan.

Pengobatan dan Pencegahan

Dokter mengobati dengan obat anti jamur seperti nistatin, clotrimazole, ketoconazole, atau fluconazole. Untuk kasus ringan, suspensi nistatin dapat diayunkan di mulut dan ditelan, atau permen clotrimazole dapat dilarutkan dalam mulut. Untuk kasus yang lebih parah, ketoconazole atau fluconazole dapat diminum sekali sehari selama 7 hingga 10 hari. Sudut-sudut mulut dapat diobati dengan salep nistatin.

Dengan perawatan medis yang tepat, sebagian besar sariawan kandidiasis  dapat disembuhkan dalam 7 hingga 14 hari.

Pada pasien dengan HIV atau orang lain yang menggunakan obat yang menekan sistem kekebalan tubuh, dokter dapat meresepkan obat antijamur, seperti clotrimazole sebagai tindakan jangka panjang untuk mencegah sariawan. Namun, karena ada beberapa bukti bahwa jamur kandida atau Candida albicans akhirnya menjadi kebal terhadap obat ini, penggunaan pencegahan ini masih kontroversial.

Untuk mencegah sariawan kandidiasis pada bayi yang baru lahir, ibu  hamil harus diperiksa oleh dokternya setiap kali ia mengalami keputihan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *