Ciri-ciri Campak Pada Anak

 

Campak adalah infeksi virus yang menyebabkan demam dan ruam khas pada tubuh. Campak sangat menular dan menyebar dengan mudah melalui tetesan dari ludah, batuk dan bersin penderita. Sebagian besar anak-anak yang menderita campak sembuh dapat total, tetapi dalam beberapa kasus berakibat fatal, terutama  jika ada komplikasi serius. Untuk itu penting sekali orang tua mengetahui ciri-ciri campak pada anak.

Gejala dan Ciri-ciri Campak Pada Anak

Setelah anak terinfeksi virus campak, gejala baru akan muncul 10-12 hari. Setelah itu baru muncul gejala dan ciri-ciri campak pada anak: demam, batuk, pilek, mata merah dan menjadi lebih lelah atau lesu dari biasanya. Setelah dua atau tiga hari, ruam akan muncul. Ruam merah akan mulai di kepala; untuk selanjutnya menyebar ke seluruh tubuh.

Sebagian besar anak-anak penderita campak akan sakit kurang dari seminggu, dan mulai merasa lebih baik sekitar dua hari setelah ruam muncul. Batuk dapat bertahan selama dua minggu.

Campak dapat menyebabkan infeksi sekunder. Kemungkinan anak-anak mengalami infeksi di telinga, radang paru-paru atau diare dan muntah. Komplikasi campak yang jarang namun serius adalah ensefalitis (radang otak).

Perawatan di Rumah

Jika gejala sudah mulai terlihat, sebagian besar dapat dirawat di rumah setelah mengunjungi dokter. Antibiotik tidak diberikan karena campak disebabkan oleh virus.

Anak harus dibuat lebih nyaman dirumah, diantaranya adalah:

  • banyak istirahat;
  • Cukup minum untuk menghindari dehidrasi; dan
  • jika anak demam boleh diberikan parasetamol atau ibuprofen.

Kapan harus ke dokter?

Jika sudah muncul gejala dan ciri-ciri campak pada anak sebaiknya segera ke dokter. Dokter mungkin perlu melakukan beberapa test untuk memastikan campak. Jika benar terkena campak, kekebalan setelah infeksi campak biasanya seumur hidup meskipun dalam kasus tertentu terjadi infeksi kedua

Anak harus dibawa ke dokter lagi jika pada saat perawatan di rumah menunjukkan tanda-tanda berikut ini:

  • kondisinya semakin buruk;
  • sering muntah;
  • tidak bisa banyak minum; dan
  • tampak sangat lelah atau gampang mengantuk daripada biasanya

Beberapa anak dengan campak mungkin perlu dirawat di rumah sakit jika mereka mengalami komplikasi. Terkadang harus diinfus agar tetap terhidrasi atau antibiotik untuk infeksi sekunder


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *