Ayurveda untuk Perawatan Rematik

 

Pernahkah Anda mendengar tentang pengobatan alternatif ayurveda? Pengobatan alternatif ayurveda adalah teknik pengobatan secara menyeluruh meliputi fisik, jiwa, emosional dan spiritual dalam rangkaian pengobatannya. Tujuan utama teknik pengobatan ini adalah untuk memperoleh kondisi tubuh yang sehat dan tanpa memerlukan obat-obatan kimiawi. Sebagai teknik pengobatan yang bersifat holistik, berikut ini akan diuraikan tentang ayurveda untuk perawatan rematik.

Penyakit rematik adalah penyakit yang disebabkan karena terjadinya pembengkakan pada membran sinovial, yaitu jaringan yang menutupi persendian; mengakibatkan kaku, rasa sakit dan keterbatasan gerak penderitanya. Penyakit ini biasanya menyerang orang berusia paruh baya, dan lebih banyak ditemukan pada wanita daripada pria

Dalam ayurveda, penyakit rematik, atau secara medis disebut sebagai rheumatoid arthritis; dikenal sebagai “Sandhi Vata” yang berarti demam rematik. Yaitu demam yang menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan pada persendian dan juga mempengaruhi jantung.

Rasa sakit karena penyakit rematik yang baru muncul biasanya bisa diredakan dengan baik obat anti-inflamasi standar. Namun, konsumsi obat anti-inflamas tidak mampu mengendalikan gejalanya. Setelah kondisi rematik menjadi kronis, pengobatan modern standar mungkin tidak terlalu membantu.

Pada kondisi pengobatan modern sudah tidak mampu membantu meredakan penyakit rematik, ayurveda untuk perawatan rematik diperlukan dan dipercaya efektif. Salah satu keuntungannya adalah terhindar dari efek samping penggunaan obat-obatan kimiawi.

Prosedur Ayurveda untuk Perawatan Rematik

Berikut ini adalah prosedur Ayurveda untuk rerawatan penyakit pematik:

  • Snehan. Pada prosedur snehan biasanya menggunakan minyak mahanarayan, minyak bala,  dan minyak vishgarbha. Sementara aplikasi area sakit menggunakan obat oral dan obat oles yang diberikan praktisi ayurveda.
  • Swedan:. Sementara prosedur sweden dilakukan dengan cara naadi swedan, yaitu menyemburkan uap obat diarahkan pada sendi yang terkena.
  • Lep. Aplikasi pengobatan lokal termasuk lepgoli, dashang lep, dan campuran shrung, daruharidra (Berberis aristata), alum, dan rakta chandan. Beberapa obat salep herbal juga tersedia.
  • Anuloman. Prosedur ini menggunakan minyak jarak dan haritaki (Terminalia chebula) yang diolah dengan minyak jarak digunakan sebagai laksatif ringan.
  • Raktamokshan. Prosedur ini untuk menyembuhkan nyeri dengan cara penyedotan darah sekitar 50 ml, dengan menggunakan jarum suntik atau menggunakan lintah. Darah biasanya disedot dari vena dekat sendi yang terkena.
  • Dahan. Prosedur ini juga untuk mengurangi nyeri, yaitu dengan terapi panas pada area sakit. Berbagai alat khusus digunakan untuk prosedur ini.
  • Shaman:. Prosedur ini adalah pengobatan secara oral simtomatik dengan menggunakan rebusan maharasnadi, triphala guggulu, yograj guggulu dan ashwagandharishta. Senyawa shallaki (Boswellia serrata) dan guggulu (Commiphora mukul) diberikan dalam waktu lama. Beberapa obat herbal yang mengandung guggulu digunakan sesuai dengan gejala yang ada

Selain prosedur-prosedur di atas, penderita dianjurkan untuk menghindari produk makanan yang sangat asam, asin dan dingin, serta produk-produk hasil fermentasi. Menggunakan jahe dan bawang putih dalam jumlah yang cukup dalam makanan sehari-hari sangat membantu. Pengobatan ayurveda untuk perawatan rematik cukup efektif, namun harus dilakukan secara teratur oleh praktisi ayurveda yang berpengalaman.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *