Apa Itu Dermatitis Atopik?

 

Dermatitis atopik, disebut juga eksim; adalah suatu kondisi yang menyebabkan kulit menjadi merah dan gatal, yang berlangsung lama dan akan muncul secara berkala. Kondisi ini biasanya ditemukan pada anak-anak, namun tidak jarang ditemukan juga pada semua rentang usia.

Dermatitis atopik yang ditemukan pada anak-anak dapat bertahan hingga dewasa. Dalam kebanyakan kasus, ada periode waktu ketika penyakitnya lebih buruk, yang disebut eksaserbasi; dan ada periode ketika kondisi kulit membaik atau hilang seluruhnya, yang disebut remisi. Banyak anak dengan dermatitis atopik masuk ke dalam remisi permanen penyakit ketika mereka bertambah tua, meskipun kulit mereka mungkin tetap agak kering dan mudah teriritasi.

Berbagai faktor dapat memicu atau memperburuk dermatitis atopik. Faktor-faktor itu diantaranya adalah kondisi kelembaban kulit yang rendah, alergi makanan, penggunaan sabun yang tidak cocok, serta cuaca dingin. Faktor lingkungan dapat mengaktifkan gejala setiap saat dalam kehidupan individu yang mewarisi sifat penyakit atopik.

Perawatan Dermatitis Atopik

Perawatan terhadap eksim atopik bertujuan untuk membantu seseorang mengelola dan meringankan gejala yang muncul karena memang belum ada obat khusus. Penyakit eksim ini akan membaik dan jarang muncul seiring bertambahnya usia.

Perawatan terbagi dalam dua kategori, yaitu:

  • penggunaan pelembab untuk mengurangi kekeringan yang menyebabkan gatal; dan
  • penggunaan salep atau obat oral anti-inflamasi untuk mengurangi pembengkakan, gatal, dan kemerahan yang muncul.

Berikut adalah beberapa perawatan umum untuk yang bisa dilakukan untuk penderita:

Dokter akan meresepkan salep atau obat oral untuk melembabkan kulit, mengurangi gatal, dan meredakan peradangan. Obat-obatan biasanya adalah sebagai berikut:

  • Krim kortikosteroid, untuk menghilangkan rasa gatal dan peradangan.
  • Tablet kortikosteroid, untuk menghilangkan rasa gatal dan peradangan. Tablet ini hanya boleh digunakan dalam jangka pendek.
  • Inhibitor kalsineurin topikal, yang menekan peradangan.
  • Antihistamin, yang diyakini dapat mengurangi gatal yang parah.

Untuk tetap menjaga kelembaban kulit, penderita dapat melembabkan dengan cara membungkus dengan kain basah di sekitar area kulita yang gatal. Hal ini membantu menjaga kulit tetap terhidrasi. Namun harus hati-hati, jangan gunakan bungkus basah pada krim kortikosteroid, kecuali dokter telah menyarankan ini.

Yang Harus Dihindari Penderita

Beberpa hal yang harus dihindari oleh pendrita adalah sebagai berikut:

  • Menggaruk bagian kulit yang terasa gatal.
  • Berada pada kondisi terlalu panas atau terlalu dingin.
  • Menggunakan sabun yang kandungan bahan kimianya berpotensi menyebabkan iritasi.
  • Mengkonsumsi makan yang dapat memicu alergi.
  • Tetap memakai baju yang basah oleh keringat.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *