Pengetahuan Diet Dengan Obat-Obatan

Dewasa ini banyak sekali produk obat-obatan yang disebutkan mampu membantu melangsingkan tubuh dalam waktu yang relatif singkat. Benarkah demikian dan apakah aman untuk digunakan?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, pada artikel kali ini akan membahas pengetahuan diet dengan obat-obatan jenis tersebut. Dan sebelumnya ada beberapa hal yang harus anda pahami terlebih dahulu, antara lain:

Pengetahuan Diet - Pengetahuan Diet Dengan Obat-Obatan

Memahami Level Kegemukan

Kegemukan dapat dijelaskan dalam beberapa istilah, seperti obesitas atau overweight yang mengacu pada kelebihan jumlah lemak dalam tubuh / kulit pada batas normal orang sehat. Kelebihan jumlah lemak ini dapat dihitung dari berat badan berbanding dengan tinggi badan.

Kelebihan berat badan tersebut disebabkan oleh bertambahnya kadar kolesterol LDL juga lemak jenuh yang meningkat bersamaan dengan menurunnya lemak baik dan kadar HDL dalam tubuh.

Berdasarkan laporan yang dilansir oleh British Medical Journal menyebutkan bahwa penderita obesitas di negara barat seperti Amerika, Inggris dan Belanda memiliki angka yang cukup tinggi, yaitu hingga 30 % penduduknya disebutkan mengalami masalah kelebihan berat badan.

Hal tersebut dikhawatirkan dapat menjadi epidemi sedunia. Selain itu, pengetahuan diet mengenai obesitas juga diperlukan. Banyak sekali orang yang berupaya menempuh jalur diet dengan tujuan untuk mempercantik penampilan disamping menghindari berbagai penyakit beresiko lainnya seperti diabetes, jantung, hernia, batu empedu, dll.

Untuk mengetahui apakah berat tubuh anda dalam keadaan normal atau kelebihan berat, dapat mengukurnya dengan rumus yang dijelaskan dalam artikel sebelumnya mengenai cara menaikkan berat badan lengkap.

Setelah memahami seberapa tinggi kelebihan berat anda, pengetahuan diet berikutnya adalah mengetahui cara menurunkan berat badan pada umumnya.

Cara Menurunkan Berat Badan

Untuk menurunkan berat badan atau obesitas, caranya sangat sederhana, namun sulit sekali untuk dipraktekkan. Anda cukup menurunkan asupan kalori makanan diantara 1.000 hingga 1.500 kkal setiap harinya dengan diimbangi oleh penambahan aktifitas gerak yang didapat melalui olahraga maupun aktifitas lainnya yang memicu gerak sehingga lemak akan terbakar. Hal tersebut yang kemudian akan menurunkan berat badan secara bertahap.

Adapun proses penurunan berat badan disebabkan oleh terbuangnya cairan dalam tubuh, bukan lemak. Setelah melalui program diet selama beberapa minggu, lemak yang tertimbun dalam tubuh akan mulai terbakar dan terkonversi sebagai energi. Berkurangnya lemak dalam tubuh menyebabkan berat badan seseorang menjadi menyusut.

Untuk mempercepat proses penurunan berat badan, disarankan agar melakukan kegiatan olahraga yang dapat memicu pengeluaran keringat, seperti: aerobik, senam, jogging, bulu tangkis, dsb.

Pengetahuan Diet Dengan Obat-Obatan

Terdapat 3 jenis obat diet yang biasanya digunakan untuk membantu proses penurunan berat badan. Pada umumnya, jenis obat diet berjenis anoreksansia adalah pilihan yang kerap dianjurkan oleh dokter untuk membantu program diet menurunkan berat badan. Obat lainnya adalah diuretika yang berfungsi untuk menguras cairan dalam tubuh dan dibuang melalui feses. Jenis obat pertama tak sulit ditemui di toko obat / apotik. Kandungan dalam anoreksansia tersebut berfungsi membantu menurunkan nafsu makan.

Sedangkan jenis obat lainnya ada juga yang berupa hormon tiroksin. Jenis obat diet yang ketiga ini merupakan yang paling berbahaya dan memiliki tingkat resiko yang tinggi sehingga obat ini telah dilarang penggunaannya.

Obat Diet – Efektifkah?

Setelah mengetahui level obesitas dan cara menurunkan berat badan secara normal. Pertanyaan berikutnya, amankah jika kita menempuh diet dengan obat-obatan?

Salah satu obat diet yang disinyalir paling aman digunakan adalah obat diet berkategori anoreksansia yang bekerja dalam menekan nafsu makan. Penggunaan obat ini biasanya dianjurkan untuk dikonsumsi selama 4 hingga 6 minggu. Tetapi pemakaian obat ini memiliki efek samping pada maag atau lambung.

Namun efek akan berkurang secara perlahan setelah memasuki bulan ke-3 hingga ke-6 ketika tubuh sudah dapat menyesuaikan.

Adapun peran obat-obatan tersebut dalam diet hanyalah membantu agar anda tidak usah ‘menderita’ melawan godaan nafsu makan yang kerap menjadi penghambat utama diet. Sehingga diharapkan agar keberadaan obat tersebut tidak menjadikannya sebagai ketergantungan. Hal tersebut akan menimbulkan efek yoyo (diet yoyo) yaitu diet yang hanya bertahan sementara saja, dan umumnya kita akan kesulitan untuk mempertahankan berat badan ideal tersebut dalam jangka waktu yang lama karena kita tidak menanamkan gaya hidup dan mindset mengenai diet itu sendiri.

Program diet yang menjanjikan penurunan berat badan secara singkat (bahkan terlalu singkat) sebaiknya dihindari karena dapat menimbulkan efek samping yang juga tidak ringan Diet sehat yang paling efektif adalah menggabungkan diet rendah kalori dengan olahraga secara teratur serta suntikan motivasi.

Demikianlah informasi mengenai Pengetahuan Diet Dengan Obat-Obatan. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Pengetahuan Diet Dengan Obat-Obatan | Admin | 4.5