Karotenoid Sebagai Zat Pelindung Kesehatan Mata

Berbagai penelitian mengungkapkan, katotenoid memiliki banyak sekali manfaat. Selain dapat mencegah penyakit katarak, juga kaya akan antioksidan. Sesuai dengan penyebabnya, yaitu serangan radikal bebas, untuk pencegahan diperlukan zat yang dapat menangkis serangan radikal bebas tersebut. Antioksidan yang sudah banyak terbukti khasiatnya bagi mata adalah karotenoid. Yaitu pigmen / zat warna alami yang mempunyai sifat larut dalam lemak, tidak larut dalam air, dan banyak terkandung dalam buah dan sayuran. Karotenoid membutuhkan lemak dalam makanan 3-5 gram, supaya lebih mudah diserap oleh tubuh. Karotenoid tidak bisa disintetis oleh tubuh, dan harus diperoleh dari makanan.

Manfaat Karotenoid - Karotenoid Sebagai Zat Pelindung Kesehatan Mata

Beberapa Zat Karotenoid Yang Penting Untuk Kesehatan Mata

Beta Karoten dan Vitamin A

Beta karoten merupakan bagian penting dari karotenoid. Jika diberi asupan beta karoten, tubuh akan membentuk vitamin A sesuai yang diperlukan. Vitamin A bermanfaat untuk menjaga fungsi penglihatan, bukan untuk mengobati mata yang fungsinya telah berkurang. Vitamin A juga berfungsi sebagai antioksidan.

Menurut dr. Fatma Asyari, Sp.M., vitamin A membnatu pembentukan sel mata. Dapat mengubah cahaya menjadi sinyal-sinyal listrik untuk diproses di otak, menjaga pertumbuhan kornea dan selaput lendir mata. Di retina, vitamin A diurai menjadi retinol, senyawa yang bermanfaat untuk perkembangan mata dan tulang. Karoten banyak ditemukan pada pigmen kuning dan oranye, seperti dalam wortel dan labu kuning.

Menurut ahli gizi, manusia butuh vitamin A sehari sekitar 750 mg retinol equivalen, setara dengan 4500 mikrogen beta karoten. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan mata kering, penyakit katarak, hingga rabun senja yang dapat menyebabkan kebutaan.

Lutein dan Zeaxanthin

Dari berbagai jenis karotenoid, lutein dan zexanthin terdapat pada lensa mata manusia. Studi Chitchumurochokchai dkk (2004) di Ohio State University menunjukkan, lutein dan zeaxanthin dapat melindungi sel lensa dari paparan sinar UV, penyebab utama terjadinya penyakit katarak.

Senada dengan itu, Lyle dari universitas Wincousin-Madison menemukan keterkaitan antara asupan antioksidan dan kejadian katarak pada mereka yang berumur 43-84 tahun. Fari semua antioksidan yang diteliti, hanya lutein dan zeaxanthin yang memiliki sifat protektif terhadap katarak. Zat ini bisa diperoleh dari ASI, sayuran hijau, buah dan suplemen.

Asthaxanthin

Astaxanthin merupakan karotenoid penyusun pigmen merah pada hewan laut dan merupakan antioksidan yang poten. Senyawa ini lebih kuat 550 kali dibandingkan vitamin E, dan 40 kali lebih kuat dibandingkan beta karoten dalam mengikat radikal bebas. Astaxanthin dapat mencegah kelelahan mata, mempertajam penglihatan dan memberikan efek perlindungan dari sinar UV. Studi Hashimoto dkk menunjukkan, pemberian astaxanthin 6 mg / hari selama 2 minggu pada mereka yang baru menjalani pembedahan katarak, terbukti dapat meningkatkan aktivitas penangkapan radikal bebas.

Demikianlah Artikel kesehatan mengenai Karotenoid Sebagai Zat Pelindung Kesehatan Mata. Semoga bermanfaat.

Karotenoid Sebagai Zat Pelindung Kesehatan Mata | Admin | 4.5