Efek Karbonmonoksida Bagi Kesehatan dan Tubuh

Karbonmonoksida merupakan udara yang telah tercemar oleh faktor-faktor eksternal sehingga merugikan bagi kesehatan dan tubuh yang menghirupnya.

Efek karbonmonoksida juga dipengaruhi oleh faktor polusi udara di perkotaan yang semakin kurang sehat. Karbonmonoksida memang tidak berbau namun ternyata dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan yang cukup serius. Ia mampu menggantikan fungsi sehat dari karbondioksida dalam tubuh.

Efek Karbonmonoksida - Efek Karbonmonoksida Bagi Kesehatan dan Tubuh

Efek Karbonmonoksida dan Bahayanya Bagi Tubuh

Beberapa efek karbonmonoksida bagi kesehatan dan tubuh antara lain:

Penyakit jantung – Jantung berfungsi memompa darah dan oksigen ke seluruh tubuh. Jantung memerlukan asupan udara yang bersih. Dengan asupan udara yang telah tercemar, akan membuat jantung memompa udara kotor yang akan tercemar ke seluruh tubuh dan darah. Dengan meningkatnya polusi udara yang semakin parah, akan mempertinggi resiko kematian terhadap penyakit jantung pula. Tentu saja, hal itu dapat dipicu oleh efek karbonmonoksida yang kerap dihirup oleh orang-orang yang tinggal di daerah tersebut.

Gangguan Paru-Paru – Paru-paru adalah organ tubuh yang secara langsung berhubungan langsung dengan udara yang kita hirup. Dengan udara yang kotor maupun efek karbonmonoksida yang terhirup secara terus menerus akan membuat kinerja paru menurun, bahkan dapat menimbulkan berbagai penyakit paru-paru, seperti ashma, batuk-batuk, TBC, hingga kanker.

Radikal Bebas – Efek karbonmonoksida yang telah tercampur oleh zat polutan bukan saja berpengaruh pada kesehatan bagian dalam, tetapi juga luar, dan tentu saja berhubungan langsung dengan zat radikal bebas yang dapat menurunkan jaringan sel, seperti mempercepat penuaan, membuat kulit menjadi kusam, dan masalah kulit lainnya.

Tips Berolahraga Untuk Mencegah Efek Karbonmonoksida

Sebagai orang yang tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta misalnya, mau tak mau, mereka tidak memiliki banyak pilihan tempat untuk berolahraga pagi, seperti bersepeda, atau jogging misalnya. Selain berolahraga di lingkungan komplek rumah tinggal, tempat favorit untuk berolahraga dan bersepeda pagi yang diminati warga Jakarta salah satunya adalah Monas.

Areal sekitar Monas memang sangat luas dan nyaman dijadikan tempat untuk bersepeda. Namun, lokasi sekitar Monas yang terletak persis di jantung Ibukota tersebut juga tidak bisa dipungkiri merupakan tempat yang memiliki tingkat polusi yang cukup tinggi. Sehingga kegiatan berolahraga yang demikian sesungguhnya tidaklah sehat.

Pada saat berolahraga, tubuh memerlukan asupan oksigen murni (O²) yang lebih banyak bagi jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Dengan asupan karbonmonoksida yang terhirup ke dalam tubuh pada saat berolahraga membuat tubuh menghirup zat polutan lebih banyak lagi ke dalam tubuh.

Untuk menghindari efek karbonmonoksida yang merugikan, disarankan agar berolahraga sebelum matahari terbit, atau pada pukul 5 misalnya. Jika anda ingin sekaligus mendapatkan sinar matahari pagi yang menyehatkan tanpa harus tercemar oleh polusi udara, dapat mencari tempat-tempat yang rindang dan didominasi oleh pepohonan dan tumbuhan hijau. Pada tempat seperti ini, tubuh akan mendapatkan lebih banyak oksigen yang menyehatkan.

Tentu saja, jika lingkungan anda menyediakan tempat seperti itu, anda tak perlu lagi mencari tempat lainnya yang sebenarnya merupakan tempat polusi bersarang. Berusaha menghindarkan diri dari efek karbonmonoksida merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan hidup, memperpanjang umur serta mempertahankan kecantikan kulit.

Demikianlah informasi mengenai Efek Karbonmonoksida bagi Kesehatan dan Tubuh. Semoga bermanfaat.

Efek Karbonmonoksida Bagi Kesehatan dan Tubuh | Admin | 4.5